Muhammad Abdullah Azzam
13 November 2018•Update: 13 November 2018
Ali Mukarrem Garip
KIRKUK
Organisasi teroris Daesh pada Senin mengeksekusi mati dua orang, satu warga sipil dan satu lainnya petugas keamanan yang mereka culik dari dua desa di selatan Kota Kirkuk, Irak.
Pejabat polisi Kirkuk Afrasyav Kamil mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa para militan Daesh mengeksekusi seorang warga sipil yang mereka culik dari Desa Salmani.
Afrasyav mengatakan bahwa warga sipil itu selama ini diketahui memberikan informasi intelijen kepada pasukan keamanan.
Di sisi lain, grup militan Daesh lainnya, kata Afrasyav, menyerbu Desa Sabah dan para teroris itu membunuh seorang tentara Hashdadi Ashairi.
Anggota Daesh memasuki desa dengan seragam polisi, mereka mengeksekusi mati satu petugas keamanan yang mereka culik di Distrik Hamrin, ungkap Afrasyav.
Pada Desember 2017 lalu, mantan Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi berkata, "pemerintah sepenuhnya telah mengambil alih Mosul dari tangan Daesh setelah tiga tahun diserang."
Pada waktu yang sama, pemerintah di Baghdad mendeklarasikan kehadiran Daesh di Irak telah ditumpas melalui operasi yang didukung oleh aliansi internasional pimpinan Amerika Serikat.
Namun, dari waktu ke waktu, pejabat Irak mengumumkan diadakannya operasi melawan "sel-sel tidur" Daesh yang masih bertahan di beberapa bagian di Irak.