Muhammad Abdullah Azzam
05 September 2020•Update: 05 September 2020
Ahmed Asmar
ANKARA
Kelompok 20 ekonomi utama atau G-20 menyerukan lebih banyak kerja sama antarnegara anggota untuk mengatasi dampak pandemi virus korona.
Dalam pertemuan luar biasa yang diadakan secara virtual pada Kamis, para menteri luar negeri G20 dan perwakilan organisasi internasional membahas "pentingnya mengkoordinasikan langkah pencegahan pada pengaturan lintas batas untuk melindungi kehidupan dan mata pencaharian".
G-20 juga menyerukan untuk mempromosikan langkah-langkah yang memungkinkan ekonomi berkembang dengan kebijakan antisipasi terhadap virus korona.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dalam pidatonya meminta negara-negara G20 untuk mengambil tindakan bersama untuk memerangi pandemi virus korona.
Pertemuan G20 yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan Al Saud menyerukan pembukaan kembali perbatasan sesuai dengan semua langkah perlindungan dan peraturan nasional.
Anggota G20 mewakili sekitar 80 persen ekonomi dunia di mana anggotanya terdapat Amerika Serikat (AS), Uni Eropa (UE), Rusia, Turki, Arab Saudi, Brasil, India, Indonesia dan China.