Muhammad Abdullah Azzam
12 Februari 2022•Update: 16 Februari 2022
BERLIN
Otoritas Jerman akan memulai diskusi minggu depan tentang pelonggaran beberapa pembatasan Covid-19, ungkap Kanselir Olaf Scholz pada Jumat.
Menyampaikan pidato di Dewan Federal (Bundesrat), Scholz mengatakan langkah-langkah melawan virus corona yang ketat dari pemerintah sejauh ini efektif, dan mencegah rumah sakit kewalahan.
“Prakiraan ilmiah menunjukkan kepada kita bahwa puncak gelombang sudah di depan mata,” ujar dia, mengacu pada studi terbaru dari Robert Koch Institute (RKI), yang memperkirakan angka akan mencapai puncaknya dalam dua minggu dan mulai menurun setelahnya.
"Ini memberi kami kesempatan untuk melihat langkah pembukaan pertama pada pertemuan yang direncanakan kami dengan negara bagian federal minggu depan," kata Scholz, menambahkan bahwa pembukaan lebih lanjut dapat dimungkinkan di musim semi, tergantung pada kondisi pandemi.
Pada Jumat, otoritas kesehatan melaporkan 240.172 infeksi Covid-19 baru, 1.759 orang di ICU dan 226 kematian terkait virus corona di seluruh negeri.
Meski lonjakan infeksi baru dalam beberapa pekan terakhir, sebagian besar kasus sejauh ini ringan, tidak memerlukan rawat inap.
Jerman adalah salah satu negara yang paling terpukul oleh pandemi Covid-19 di Eropa Barat, dan telah mencatat salah satu beban kasus tertinggi di kawasan itu.
Negara berpenduduk 83 juta ini telah melaporkan lebih dari 12 juta infeksi dan hampir 200.000 kematian sejak awal pandemi.