Maria Elisa Hospita
24 Januari 2019•Update: 24 Januari 2019
Riyaz ul Khaliq
ANKARA
Pemimpin Korea Utara menyatakan "puas" dengan hasil negosiasi baru-baru ini dengan Washington.
"Setelah menerima surat pribadi dari Presiden [Amerika Serikat] Trump [Donald], Pemimpin Tertinggi merasa puas," kata kantor berita KCNA yang dikelola pemerintah Pyongyang, Kamis.
Pada Jumat, tangan kanan Kim, Jenderal Kim Yong- chol memimpin kunjungan delegasi Korea Utara ke Washington, di mana dia bertemu dengan Trump dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo.
Di hari yang sama, juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan bahwa Trump akan bertemu dengan penguasa Korea Utara Kim Jong-un di pertemuan puncak kedua "akhir Februari."
Pada Juni 2018, Trump dan Kim bertatap muka dalam pertemuan puncak bersejarah dan mencapai kesepakatan, yang menurut para kritikus gagal menghasilkan kemajuan yang berarti untuk menghentikan program nuklir Korea Utara.
Menurut kantor berita KCNA, Kim “sangat mengapresiasi Presiden Trump yang menunjukkan tekad dan kemauan luar biasa dalam penyelesaian masalah ini".
“Kim Jong- un percaya pada cara pikir Presiden Trump yang positif, menunggu dengan sabar dan dengan itikad baik, dan maju selangkah demi selangkah ke arah tujuan yang ingin dicapai oleh kedua negara,” kata KCNA.