Burak Dağ
07 Mei 2021•Update: 08 Mei 2021
ANKARA
Pembicaraan konsultasi politik antara Turki dan Mesir yang berakhir pada Kamis berlangsung dengan suasana "jujur dan mendalam", menurut pernyataan pers bersama antara kedua belah pihak.
"Pembahasannya jujur dan mendalam. Mereka membahas masalah bilateral serta sejumlah masalah regional, khususnya situasi di Libya, Suriah, Irak, dan kebutuhan untuk mencapai perdamaian dan keamanan di kawasan Mediterania Timur," kata pernyataan itu di akhir pertemuan dua hari di ibu kota Mesir, Kairo.
Turki dan Mesir akan mengevaluasi hasil pembicaraan ini dan menyepakati langkah selanjutnya, kata pernyataan itu, yang juga diterbitkan oleh Kementerian Luar Negeri Turki.
Sebelumnya, telah disepakati bahwa pertemuan pertama yang dibuka antara badan intelijen kedua belah pihak akan dilanjutkan di tingkat kementerian luar negeri.
Mesir telah mengundang pihak Turki untuk berkunjung pada awal Mei, kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada 15 April.
Turki dan Mesir baru-baru ini merilis pernyataan tentang hubungan bilateral, menunjukkan pemulihan hubungan yang diharapkan setelah lebih dari tujuh tahun keterasingan politik.
Setelah pertemuan antar-delegasi, Cavusoglu mengatakan dia juga dapat bertemu dengan sejawatnya dari Mesir.
Turki dan Mesir baru-baru ini mengeluarkan pernyataan tentang perbaikan hubungan bilateral, keduanya menyampaikan harapan pemulihan hubungan setelah lebih dari tujuh tahun ketegangan politik.
Kedua negara saling bertukar sinyal positif untuk menjalin komunikasi dan dialog, termasuk kemungkinan mengadakan pembicaraan untuk mengatur perbatasan maritim mereka di Mediterania Timur.