Ekip
23 Agustus 2021•Update: 23 Agustus 2021
Muhammad Musa
LONDON
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada Minggu berdiskusi dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengenai krisis yang terjadi di Afghanistan.
Kedua pemimpin juga membicarakan pentingnya kerja sama dengan masyarakat internasional untuk membawa perdamaian dan stabilitas ke Afghanistan setelah pengambilalihan kekuasaan oleh Taliban dan untuk memastikan bahwa evakuasi berlanjut tanpa insiden serius.
“Hari ini PM berbicara kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tentang krisis di Afghanistan. Mereka membahas pentingnya masyarakat internasional untuk bekerja sama untuk menstabilkan situasi dan mendukung warga Afghanistan di negara itu dan di kawasan itu,” kata Downing Street dalam sebuah pernyataan.
“Keduanya berpandangan bahwa setiap pemerintahan baru harus mewakili populasi Afghanistan yang beragam dan melindungi hak-hak perempuan dan minoritas, serta Taliban akan dinilai berdasarkan tindakan mereka, bukan kata-kata mereka," tambah mereka.
Baik Johnson maupun Erdogan juga sepakat bahwa negara-negara harus berkomitmen untuk berbagi beban dalam menampung pengungsi dan memberi bantuan setelah Taliban berkuasa.
Johnson dan Erdogan juga menyepakati pentingnya PBB dalam mengkoordinasikan segala upaya untuk mencegah bencana hak asasi manusia.
Perdana Menteri Inggris dan presiden Turki juga membahas hubungan bilateral dan sepakat untuk mengintensifkan kerja sama Inggris-Turki dalam perdagangan dan memimpin perang melawan perubahan iklim menjelang konferensi COP26 yang akan diadakan bulan depan di Inggris.
Pemerintah Turki telah mengambil pendekatan pragmatis terhadap peristiwa baru-baru ini di Afghanistan.
Pada Rabu, Erdogan menyambut baik pernyataan moderat yang dibuat oleh pejabat Taliban dan mengumumkan bahwa Turki siap bekerja sama dengan semua pihak untuk memastikan perdamaian dan stabilitas di Afghanistan.
"Kehadiran militer Turki di negara itu akan memperkuat pemerintahan Afghanistan yang baru di arena internasional," kata presiden Turki.
Erdogan juga mengumumkan bahwa pasukan Turki akan melindungi bandara Kabul dan memastikan evakuasi berlanjut dengan aman dan damai.