Rhany Chairunissa Rufinaldo
22 Januari 2019•Update: 23 Januari 2019
Elena Teslova
MOSKOW
Kementerian Luar Negeri Rusia pada Senin mengatakan sanksi Uni Eropa terhadap warga Rusia karena kasus Skripal tidak sah.
Hanya Dewan Keamanan PBB yang memiliki hak untuk menerapkan tindakan pembatasan, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan di situs resminya.
"Kampanye informasi yang diluncurkan oleh otoritas Inggris tentang kasus ini sebagian besar mengejar tujuan politik dalam negeri," kata kementerian itu.
Kementerian itu juga menambahkan bahwa Rusia berhak untuk membalas.
Dewan Eropa menjatuhkan sanksi kepada empat pejabat intelijen militer Rusia atas dugaan penggunaan senjata kimia pada Senin pagi.
Pada Maret tahun lalu, mantan mata-mata Rusia Sergei Skripal (66) dan putrinya Yulia dirawat di rumah sakit setelah ditemukan pingsan di Salisbury, Inggris, karena diracuni oleh Novichok, agen saraf dari jenis yang dikembangkan oleh Rusia.
Rusia membantah keterlibatannya dalam kasus ini dan menuduh pemerintah Inggris mengalihkan perhatian dari masalah Brexit.