Maria Elisa Hospita
04 Desember 2019•Update: 05 Desember 2019
Elena Teslova
MOSKOW
Sementara para kepala negara anggota NATO berkumpul di London untuk menghadiri pertemuan puncak, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa Moskow siap bekerja sama dengan aliansi untuk menyelesaikan berbagai masalah.
"Rusia menganggap ekspansi NATO ke timur sebagai ancaman atas kedaulatan nasionalnya, tetapi kami juga mengharapkan kepentingan keamanan bersama Eropa akan menang dan aliansi akan kembali ke meja perundingan," ujar Putin saat bertemu dengan pejabat senior Kementerian Pertahanan di Sochi, pada Selasa.
Putin menambahkan bahwa stereotip tidak akan membantu untuk membuat keputusan yang efektif, apalagi dalam kondisi dunia modern yang serba cepat.
Di saat yang sama, kami sudah berulang kali menyatakan kesiapan kami untuk bekerja sama dengan NATO, terutama dalam memerangi terorisme internasional, konflik bersenjata lokal, dan bahaya proliferasi senjata pemusnah massal.
"NATO berdiri sejak awal Perang Dingin untuk menangkal Uni Soviet, tetapi sekarang sudah tidak ada Uni Soviet ataupun Pakta Warsawa, dan NATO masih ada dan berkembang," kata dia lagi.
NATO dan Rusia bertikai karena sejumlah masalah, termasuk gerakan separatis di sepanjang perbatasan Ukraina dengan Rusia, aneksasi ilegal Semenanjung Krimea, dan campur tangan Rusia dalam pemilihan umum di negara-negara Barat.