Muhammad Abdullah Azzam
02 Januari 2019•Update: 02 Januari 2019
Ali Mukarrem Garip
KIRKUK
Satu orang tewas dan satu lainnya terluka akibat ledakan bom yang dipasang oleh organisasi teroris Daesh di distrik Hawija, sebelah utara Kirkuk, Irak.
Penanggungjawab media Polisi Kirkuk Afrasyav Kamil mengatakan kepada Anadolu Agency, bom yang diletakkan di pinggir jalan di distrik Hawija pada Selasa diledakkan dengan pengendali jarak jauh saat dua orang korban itu melintasi jalan tersebut.
Kamil menjelaskan sebelum kejadian anggota organisasi teroris Daesh telah meletakkan bom tersebut di jalan yang menghubungkan desa Abdullah Yasin dengan kabupaten Hawija di provinsi Kirkuk.
''Bom tersebut meledak dengan pengendali jarak jauh saat dua laki-laki bersaudara itu melintasi jalan dengan kendaraan mereka,” ujar Kamil.
Pada Desember 2017 lalu, mantan Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi berkata, "pemerintah sepenuhnya telah mengambil alih Mosul dari tangan Daesh setelah tiga tahun diserang."
Pada saat yang sama, pemerintah di Baghdad menyatakan Daesh di Irak telah berhasil ditumpas melalui operasi yang didukung oleh aliansi internasional pimpinan Amerika Serikat.
Namun, dari waktu ke waktu, pejabat Irak mengumumkan diadakannya operasi melawan "sel-sel tidur" Daesh yang masih bertahan di beberapa bagian di Irak.