Muhammad Abdullah Azzam
02 Juli 2020•Update: 02 Juli 2020
Volkan Kaşik
MALATYA
Turki dengan tegas melanjutkan perjuangannya melawan terorisme sepanjang Juni kemarin, dengan menangkap lebih dari 173 tersangka anggota organisasi teroris Daesh.
Pasukan keamanan Turki, yang aktif menggelar operasi kontra-terorisme, berhasil menggagalkan sejumlah rencana aksi teroris selama periode itu.
Pertarungan melawan organisasi teroris Daesh terus berlangsung tanpa hambatan, keamanan Turki tak memberikan ruang untuk bergerak kepada organisasi itu.
Dengan menggelar berbagai operasi yang sukses, pasukan keamanan telah mematahkan permainan teroris yang merencanakan aksi berdarah di banyak kota, terutama di Istanbul dan Ankara.
Menurut informasi yang dihimpun, keamanan Turki sepanjang bulan Juni menahan setidaknya 173 tersangka, termasuk warga asing yang menjadi petinggi organisasi Daesh, dan polisi juga menyita banyak dokumen, senjata, dan amunisi milik organisasi itu.
Sementara itu, 26 tersangka dijebloskan ke tahanan oleh pengadilan dan beberapa di antaranya dideportasi ke negara asal mereka dan ada beberapa yang masih menunggu keputusan pengadilan.
Sejak mengakui Daesh sebagai kelompok teror pada 2013, Turki telah berkali-kali diserang oleh kelompok itu dengan tujuh serangan bom, 10 bom bunuh diri dan empat serangan bersenjata yang menewaskan 315 orang dan melukai ratusan lainnya.
Sebagai tanggapan, Turki meluncurkan operasi militer dan polisi di dalam dan luar negeri.