Dmitri Chirciu
28 Juni 2022•Update: 28 Juni 2022
KYIV, Ukraina
Rusia pada Senin menyerang sebuah pusat perbelanjaan yang berisi lebih dari 1.000 orang di kota Kremenchuk, Ukraina, kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.
"Penjajah menghantam pusat perbelanjaan, mal terbakar, tidak mungkin membayangkan jumlah korban," kata Zelenskyy di Telegram.
"Rusia terus melampiaskan ketidakberdayaannya pada rakyat biasa. Tidak ada gunanya mengharapkan kecukupan dan kemanusiaan di pihaknya," tambah presiden Ukraina.
Anton Gerashchenko, penasihat Kementerian Dalam Negeri Ukraina, mengatakan sasaran serangan Rusia adalah pusat perbelanjaan Amstor.
"Ada ratusan orang di sana pada saat hantaman. Saya meminta wartawan media asing pergi ke Kremenchuk untuk meliput. Kami akan menunjukkan kepada Anda kejahatan perang Putin," ujar dia.
Misi Ukraina untuk Uni Eropa mengatakan di Twitter bahwa tim penyelamat berusaha memadamkan api.
“Kekejaman Rusia tidak memiliki batas. Kami menyerukan kepada mitra untuk membantu memberikan bantuan militer dan menghentikan kejahatan perang terhadap warga Ukraina,” tukas dia.