Iqbal Musyaffa
02 Desember 2020•Update: 03 Desember 2020
JAKARTA
Indonesia melanjutkan kepemimpinan dalam World Zakat Forum (WZF) setelah Zainulbahar Noor terpilih sebagai sekretaris jenderal menggantikan Bambang Sudibyo dalam konferensi internasional WZF Selasa malam.
Zainulbahar Noor adalah anggota Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) periode 2015-2020 dan terpilih kembali untuk periode 2020-2025.
Terpilihnya Zainulbahar memimpin WZF periode 2020-2023 melanjutkan tradisi kepemimpinan Indonesia dalam forum zakat dunia tersebut.
"Ini akan menjadi tantangan bagi saya. Bagaimana mengarahkan pengelolaan zakat tiga tahun ke depan,” ujar Zainulbahar.
Dia menambahkan dalam tiga tahun ke depan, zakat global diharapkan dapat mengatasi dampak pandemi Covid-19.
“Saya berharap Konferensi Internasional WZF tahun ini dapat menawarkan banyak inovasi inspiratif yang dapat memacu peran zakat secara global,” lanjut dia.
Zainulbahar juga mengapresiasi pencapaian dan kontribusi penyelenggaraan WZF periode 2017-2020 di bawah kepemimpinan Bambang Sudibyo.
Forum malam ini juga memilih wakil sekjen yang merupakan representasi dari masing-masing kawasan.
Para wakil sekjen antara lain Sheikh Zakaria Othman mewakili Asia Timur, Asia Tenggara dan Australia.
Kemudian Muhammad Ayub Miah mewakili Asia Selatan dan Asia Tengah, Saleh Ali Alawaji mewakili Timur Tengah dan Asia Barat, Elnur Salihovic mewakili Eropa dan Amerika, dan Ahmed Abdullah mewakili Afrika Timur dan Afrika Utara.
Selain itu, juga terpilih Muhammad Lawal Maidoki untuk mewakili Afrika Barat serta Yasmina Francke mewakili Afrika Tengah dan Afrika Selatan.
Forum menunjuk Azim Kidwai sebagai Head of WZF Youth serta Dr. Muhammad Hasbi Zaenal sebagai Head of WZF Research & Development.
Forum sepakat untuk memasukkan mantan Sekretaris Jenderal, mantan Wakil Sekretaris Jenderal, dan tokoh-tokoh lain yang dianggap memiliki kontribusi signifikan terhadap gerakan zakat ke dalam Dewan Pertimbangan WZF, dengan menunjuk Bambang Sudibyo sebagai Ketua Dewan Pertimbangan WZF.
WZF adalah forum jaringan pegiat zakat dunia yang didirikan pada 2007 di Kuala Lumpur.
Forum ini mendiskusikan praktik-praktik zakat di dunia yang berusaha meningkatkan taraf hidup masyarakat.