Nicky Aulia Widadio
04 April 2019•Update: 06 April 2019
Nicky Aulia Widadio
JAKARTA
Detasemen Khusus (Densus) 88 menangkap terduga teroris berinisial A yang merupakan aktor penggerak kelompok teroris dari Jaringan Ansharut Daulah (JAD).
Densus 88 menangkap A di Karawang, Jawa Barat pada Rabu, 3 April 2019 lalu sebagai hasil pengembangan penangkapan terduga teroris yang sebelumnya ditangkap di Kabupaten Bandung atas nama WP alias Syahid.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan penangkapan A merupakan yang “paling krusial” dari penangkapan sejumlah terduga teroris JAD beberapa waktu belakangan.
“A itu yang mengkoordinir beberapa sel tidur (teroris),” kata Dedi di Jakarta, Kamis.
Menurut Dedi, A telah berulangkali melakukan aksi teror dan pernah divonis terkait bom di Surakarta.
A juga terkait dengan aksi bom di gereja Surabaya pada Mei 2018 lalu.
Kelompok A juga berkomunikasi dengan kelompok teror Abu Hamzah yang ditangkap di Sibolga, Sumatra Utara pada Maret 2019 lalu.
Mereka merencanakan serangan teror dengan menyasar aparat keamanan.
Sebelumnya, Dedi mengatakan kelompok ini juga berencana menyerang mobil pembawa uang untuk mesin ATM.
Uang hasil perampokan tersebut akan digunakan untuk melancarkan aksi teror mereka di sejumlah tempat.