Pizaro Gozali Idrus
06 Mei 2021•Update: 07 Mei 2021
JAKARTA
Daerah Otonomi Bangsamoro di Muslim Mindanao (BARMM) menyetujui total 4.740 pendaftaran izin usaha (BNR) pada kuartal pertama tahun ini meskipun sedang terjadi pandemi Covid-19.
Kementerian Perdagangan, Investasi dan Pariwisata (MTIT) BARMM menunjukkan peningkatan signifikan pendaftaran nama usaha tahun ini 300 persen lebih tinggi dibandingkan dengan 1.251 pendaftaran usaha pada periode yang sama tahun 2020.
“BNR, dari Januari hingga Maret tahun ini, juga telah menghasilkan biaya investasi PHP423 juta (Rp126 miliar) dan 10.109 tenaga kerja selama periode tersebut,” kata Menteri MTIT-BARMM Abuamri Taddik dalam sebuah pernyataan yang dirilis Kamis.
Dia mengatakan peningkatan signifikan dalam BNR ini karena kampanye intensif MTIT dalam mendaftarkan nama bisnis dan partisipasi kantor provinsi MTIT dalam kegiatan Bisnis One-Stop Shop (BOSS) di wilayah tersebut.
Taddik mengatakan data terbaru menunjukkan sektor-sektor utama yang berkembang di tengah krisis Covid-19 meliputi layanan keuangan dan asuransi, konstruksi, layanan profesional, transportasi, penyimpanan, kesehatan, dan layanan makanan.
Dia mengatakan, dalam rangka memperingati Hari Buruh pada 1 Mei lalu, MTIT juga telah berperan dalam pembangunan sosial ekonomi berkelanjutan yang sesuai dengan sistem kehidupan, kebutuhan, dan aspirasi konstituen BARMM.
“Hal ini dilakukan dengan menghadirkan layanan inklusif kepada masyarakat, memastikan implementasi undang-undang yang diatur dalam UU Organik Bangsamoro, memastikan partisipasi berbagai pemangku kepentingan, dan memfasilitasi kemitraan yang sesuai,” kata Taddik.