Pizaro Gozali Idrus
25 Juni 2021•Update: 28 Juni 2021
JAKARTA
Perdana Menteri Vietnam Phạm Minh Chính menargetkan negaranya memproduksi vaksin Covid-19 paling lambat Juni 2022.
“Kami memiliki tempat-tempat penting untuk dapat segera mencapai tujuan tersebut,” kata PM Chính seperti dilansir Vietnam News pada Jumat.
Chính mengatakan Vietnam memiliki tradisi dalam penelitian dan produksi vaksin.
Vietnam, kata Chính, juga telah memproduksi 11 dari 12 vaksin dalam program vaksinasi yang menghilangkan banyak penyakit berbahaya seperti polio dan tetanus neonates.
“Semakin banyak kesulitan dan tantangan yang kita hadapi, semakin banyak tekad dan persatuan yang kita jaga,” ucap Chính.
Untuk mencapai tujuan tersebut, ia menugaskan Kementerian Kesehatan dan instansi lain untuk fokus pada transfer teknologi, penelitian dan produksi vaksin.
“Kementerian Kehakiman ditugaskan untuk segera menyelesaikan mekanisme dan kebijakan transfer teknologi, penelitian dan produksi vaksin,” ungkap Chính.
Chính juga setuju untuk membelanjakan sebagian anggaran negara untuk transfer teknologi, penelitian dan produksi vaksin.