Muhammad Nazarudin Latief
04 Mei 2020•Update: 05 Mei 2020
JAKARTA
Otoritas Penerbangan Sipil Thailand (CAAT) memberikan izin operasional pada bandara untuk melayani penerbangan internasional khusus antara pukul 07:00 dan 19:00 setiap hari.
Thailand sebelumnya sudah membuka penerbangan rute domestik sejak Jumat lalu, namun sebagian besar bandara, kecuali Suvarnabhumi, Don Mueang dan U-Tapao, tetap tertutup untuk penerbangan internasional.
Perintah CAAT memungkinkan semua bandara internasional, termasuk Krabi, Chiang Mai, Chiang Rai, Samui, Surat Thani, Hat Yai dan Hua Hin, melayani penerbangan internasional berstatus khusus, seperti memulangkan warga negara asing.
Bandara Internasional Phuket akan terus ditutup hingga 15 Mei, namun tetap mengizinkan pendaratan dan lepas landas penerbangan repatriasi luar negeri.
Phuket telah menjadi salah satu hot spot Covid-19 di Selatan, dengan 220 infeksi dan dua kematian sejauh ini, seperti dilansir Bangkok Post.
CAAT mengumumkan sebelumnya bahwa semua izin penerbangan komersial untuk periode ini dibatalkan.
Larangan itu tidak berlaku untuk pesawat negara atau militer, pendaratan darurat, bantuan kemanusiaan, penerbangan medis, penerbangan repatriasi dan penerbangan kargo.
Para penumpang yang tiba dari luar negeri juga harus melakukan isolasi 14 hari sesuai aturan pemerintah.
Maskapai diminta untuk memberi tahu pelanggan mereka tentang langkah-langkah pengendalian virus dan prosedur pemeriksaan kesehatan yang akan dilakukan di bandara.
Penumpang harus diberitahu tentang langkah-langkah ini di titik penjualan dan saat mereka tiba di bandara untuk check-in, menurut CAAT.
Penumpang yang tidak mematuhi langkah-langkah ini harus memesan ulang penerbangan lain tanpa mendapatkan tiket pengganti.