Muhammad Nazarudın Latıef
11 Januari 2020•Update: 13 Januari 2020
Aykut Karadag
ANKARA
Operasi anti-teror Kiran yang digelar di Turki tenggara, menetralisir total 144 teroris PKK dan telah menyelesaikan "dengan sukses", ujar Kementerian Dalam Negeri pada Sabtu.
Dalam sebuah pernyataan, kementerian mengatakan sejak operasi dimulai Agustus lalu, empat teroris menyerah dan sejumlah gua, tempat penampungan, gudang dihancurkan, serta sejumlah besar senjata dan amunisi disita.
Pihak berwenang sering menggunakan kata "dinetralkan" dalam pernyataan untuk menunjukkan teroris yang dimaksud menyerah atau terbunuh atau ditangkap.
Pada 17 Agustus, Turki meluncurkan Operasi Kiran di tenggara negara itu melawan teroris YPG / PKK di Provinsi Van, Hakkari dan Sirnak, diikuti oleh 10 operasi lainnya, termasuk operasi Kiran-10 dan Kiran-11.
Sementara itu, dengan Turki meningkatkan perjuangannya melawan teroris, komando gendarmerie Mardin meluncurkan Operasi KAPAN untuk melawan teroris di tenggara negara itu.
Sebanyak 975 personel keamanan, termasuk pasukan polisi dan polisi serta penjaga desa, ikut serta dalam operasi tersebut.
Beberapa alat peledak improvisasi, amunisi, peralatan medis dan dokumen organisasi berhasil disita.
Selain itu 13 tersangka ditangkap karena diduga membantu dan bersekongkol dengan kelompok teror selama operasi.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan UE - bertanggung jawab atas kematian 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak, dan bayi.
Sedangkan YPG adalah cabang PKK di Suriah.