Berk Kutay Gökmen
02 September 2026•Update: 02 September 2026
Iran pada Rabu menegaskan akan merespons “dengan tegas” serangan Amerika Serikat (AS), setelah sebuah rumah di Kabupaten Sirik yang menurut Teheran sedang menjadi lokasi pesta pernikahan terkena serangan hingga menyebabkan puluhan orang tewas dan terluka.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei mengatakan melalui platform media sosial X bahwa lebih dari 50 pria, perempuan, dan anak-anak tewas atau terluka dalam serangan tersebut.
Dia menyebut serangan di Sirik sebagai bagian dari gelombang serangan yang lebih luas di Minab, Lamerd, Qeshm, dan sejumlah wilayah lainnya.
“Daftar kekejaman Amerika Serikat terhadap bangsa Iran kini telah lengkap,” kata Baqaei.
Dia mengecam pemerintah dan lembaga internasional yang tetap diam atau berupaya membenarkan serangan tersebut.
“Diamnya mereka bukanlah sikap netral,” katanya, seraya memperingatkan bahwa mereka yang tetap diam “tidak akan kebal terhadap konsekuensinya di kemudian hari.”
Baqaei menegaskan Iran akan merespons serangan tersebut “dengan tegas.”
CENTCOM serang target IRGC di Iran
Komando Pusat AS (CENTCOM) sebelumnya mengumumkan telah melancarkan serangan terhadap sejumlah target Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) di Iran.
Setelah pengumuman tersebut, media Iran melaporkan suara ledakan terdengar di Pulau Qeshm serta Bandar Abbas, Sirik, Chabahar, dan Konarak.
Televisi pemerintah Iran juga melaporkan bahwa Bandara Jiroft di Provinsi Kerman menjadi sasaran serangan.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Provinsi Hormozgan Ahmad Nafisi mengatakan berdasarkan penilaian awal, sedikitnya empat orang tewas dan 50 lainnya terluka setelah AS diduga menyerang lokasi pesta pernikahan tersebut.