Maria Elisa Hospita
29 Mei 2019•Update: 31 Mei 2019
Aydogan Kalabalik
KAIRO
Pemerintah Mesir pada Selasa memutuskan akan meluncurkan penyelidikan baru dan menangkap kembali seorang jurnalis Al Jazeera yang dibebaskan oleh pengadilan pekan lalu setelah ditahan selama dua setengah tahun.
Sebelumnya, Mahmoud Hussein dibebaskan pada Sabtu dan dibawa ke Kantor Polisi Giza untuk dibebaskan dari Penjara Tora.
Keluarga Hussein tak mengungkapkan tuduhan apa yang dijatuhkan ke Hussein dan mengumumkan bahwa dia dikembalikan ke penjara.
"Di tengah proses pembebasan, jurnalis Al Jazeera Mahmoud Hussein malah dikembalikan ke penjara di Mesir tanpa alasan yang jelas," papar Al Jazeera.
Pada 23 Mei, Pengadilan Kriminal Kairo menolak banding yang diajukan oleh jaksa penuntut terhadap pembebasan Hussein.
Hussein ditahan pada akhir 2016 setelah kembali ke Mesir dari Qatar.
Otoritas menudingnya "terafiliasi organisasi terlarang" dan “menyebarkan berita palsu untuk mengacaukan negara".
Al-Jazeera dilarang beroperasi di Mesir setelah kudeta militer 2013 terhadap Mohamed Morsi, presiden pertama yang dipilih secara demokratis di negara itu.
*Ditulis oleh Sena Guler