Rhany Chairunissa Rufinaldo
23 Juli 2020•Update: 28 Juli 2020
Talha Ozturk
BEOGRAD, Serbia
Sebuah monumen era Ottoman, Makam Gul Baba, di ibu kota Hongaria memenangkan dua penghargaan di Prix d'Excellence Awards 2020 pada Rabu.
Makam Gul Baba yang terletak di Budapest itu sepenuhnya direnovasi melalui kerja sama pemerintah Turki dan Hongaria pada 2018.
Monumen itu memenangkan penghargaan emas dalam kategori Infrastruktur Publik dan penghargaan perak dalam kategori Warisan dari Federasi Real Estat Internasional (FIABCI) yang mengevaluasi proyek-proyek paling bergengsi dari seluruh dunia.
Makam itu dibangun oleh otoritas Ottoman di Hongaria pada 1543-1548 atas nama Gul Baba, seorang penyair darwis Bektashi Ottoman dan sahabat Sultan Suleiman I.
Makam tersebut telah menjadi salah satu tempat wisata paling penting di Budapest.
Fakta bahwa Makam Gul Baba dianggap layak mendapat dua penghargaan dalam kompetisi yang sama menyoroti pentingnya pemulihan monumen internasional.
"Kami sangat bangga dan merasa terhormat bahwa Makam Gul Baba telah memenangkan dua penghargaan sekaligus pada platform internasional yang begitu penting," kata Presiden Yayasan untuk Perlindungan Warisan Makam Gul Baba Adnan Polat.
Dia mengatakan kebanggaan dan kehormatan adalah hasil dari keberhasilan bersama pemerintah Hongaria dan Turki, yang memulihkan struktur sejarah bersama dan berbagi banyak kesamaan di masa lalu serta nilai-nilai dan visi untuk masa depan.
Gul Baba
Gul Baba wafat pada 2 September 1541, selama kampanye Budin oleh Suleiman Agung.
Menurut catatan sejarah, Kanuni Sultan Suleyman secara pribadi menghadiri upacara pemakamannya.
Makam Gul Baba dibangun oleh Yahya Pasazade Mehmet Pasha, yang merupakan Budin Beylerbeyi ketiga pada 1543-1548.
Monumen ''Penjaga Spiritual Budin" melambangkan persahabatan Turki-Hongaria dan terletak di distrik yang dikenal sebagai Rose Hill (Rozsadomb) di Budapest.