Abdulsalam Fayez, Tarek Chouiref
28 September 2026•Update: 28 September 2026
Otoritas Suriah pada Minggu mengumumkan pembongkaran sebuah sel kelompok teroris ISIS (Daesh) yang beroperasi di empat provinsi, serta menyita bahan peledak yang telah disiapkan untuk melakukan serangan.
Badan Intelijen Umum Suriah bersama pasukan keamanan dalam negeri membongkar sel tersebut melalui serangkaian operasi keamanan, menurut kantor berita resmi SANA.
Otoritas mengatakan sel itu awalnya beroperasi di Provinsi Raqqa di Suriah timur laut sebelum memperluas kegiatannya ke Aleppo, Idlib, dan Homs.
Empat pemimpin sel ditangkap di Raqqa, sementara sejumlah anggota lainnya ditahan di tiga provinsi tersebut setelah pasukan keamanan melacak pergerakan mereka.
Pasukan keamanan juga menyita bahan peledak yang telah disiapkan untuk digunakan dalam serangan teroris.
Hasil penyelidikan awal menunjukkan anggota sel tersebut melakukan lima penculikan serta terlibat dalam pembunuhan dan pemasangan alat peledak, menurut pasukan keamanan.
Otoritas Suriah pada Juli mengatakan pasukan keamanan telah membongkar sejumlah sel ISIS di wilayah selatan negara itu dan menangkap Firas al-Dagher, seorang pemimpin senior ISIS.
Kementerian Dalam Negeri Suriah saat itu mengatakan 235 teroris telah ditahan dan tujuh rencana serangan ISIS berhasil digagalkan dalam kurun tiga bulan.