Michael Gabriel Hernandez
07 Mei 2026•Update: 07 Mei 2026
Kepala negosiator Ukraina Rustem Umerov dijadwalkan bertemu utusan khusus Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Steve Witkoff, di negara bagian Florida pekan ini, menurut pejabat Gedung Putih, Rabu.
Pertemuan tersebut berlangsung di tengah meredanya pembicaraan antara Ukraina dan Rusia, sementara rincian lebih lanjut mengenai agenda pertemuan belum diumumkan.
Perang Rusia-Ukraina dalam beberapa bulan terakhir juga mulai tersisih dari perhatian internasional seiring meningkatnya fokus terhadap perang Amerika Serikat-Israel melawan Iran.
Sebelumnya pada Rabu, Rusia meminta negara-negara asing mengevakuasi diplomat dan personel mereka dari ibu kota Ukraina, Kyiv, menyusul kemungkinan “serangan balasan” jika Ukraina melakukan serangan saat peringatan Hari Kemenangan pada 9 Mei.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan nota telah dikirim kepada seluruh misi diplomatik asing dan kantor perwakilan organisasi internasional yang terakreditasi di kementerian tersebut.
Nota itu meminta pemerintah negara terkait dan pimpinan organisasi internasional untuk menanggapi pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia dengan “tanggung jawab penuh” dan memastikan “evakuasi tepat waktu” terhadap diplomat, personel lain, serta warga negara mereka dari Kyiv.
Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam pidato pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi Komunitas Politik Eropa ke-8 di Yerevan, Armenia, mengatakan Rusia akan menggelar parade tahunan Hari Kemenangan di Moskow tanpa menampilkan peralatan militer.
“Jika itu terjadi, maka ini akan menjadi pertama kalinya dalam bertahun-tahun. Mereka tidak mampu menampilkan peralatan militer dan mereka takut drone akan beterbangan di atas Lapangan Merah,” kata Zelenskyy.
Pada 29 April lalu, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan iring-iringan kendaraan militer tidak akan ikut serta dalam parade karena “situasi operasional saat ini”.