Pizaro Gozali Idrus
25 Mei 2021•Update: 25 Mei 2021
JAKARTA
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerima dana sebesar Rp14,3 miliar untuk Palestina dari penggalangan dana yang dilakukan dai kondang Adi Hidayat.
Rencananya, dana akan digunakan untuk pembangunan rumah sakit di Kota Hebron, Palestina.
"Kami terpanggil berdasarkan amanat Undang-Undang Dasar 1945 untuk sama-sama berkontribusi dalam menolong sesama. Kami menyerahkan satu juta dolar AS untuk membantu Palestina melalui MUI," kata Adi Hidayat saat menyerahkan bantuan di Kantor MUI Pusat, Jakarta pada Senin.
Menurut Adi Hidayat, pihaknya membuka penggalangan dana sejak 16 hingga 22 Mei.
Selama enam hari itu telah terkumpul dana kemanusiaan sekitar Rp30 miliar dari masyarakat Indonesia.
Dana tersebut akan disalurkan dalam tiga kategori prioritas yakni untuk berbagai kebutuhan mendesak, pembangunan rumah sakit/infrastruktur, dan program pendidikan bagi rakyat Palestina.
Dalam memenuhi kebutuhan mendesak, Adi telah menyalurkan dana umat sebesar Rp10,2 miliar melalui Lembaga Kemanusiaan International Networking for Humanitarian (INH) Indonesia yang ada di Gaza.
Donasi itu akan disalurkan untuk keperluan obat-obatan, makanan, ambulans, hingga santunan bagi korban agresi militer Israel.
Sementara bantuan pendidikan, Adi akan menggandeng perguruan tinggi di Indonesia agar menampung pelajar Palestina.
Menurut Adi, bangunan runtuh bisa dibangun kembali, rumah-rumah hancur bisa dibangun kembali, tapi mental yang hancur dan pendidikan yang terbelakang tidak mudah untuk bisa membangun kembali.
“Oleh karena itu kami memiliki program jangka panjang untuk mendukung pendidikan," ucap dia.
Berbarengan dengan itu, MUI juga akan menyerahkan bantuan dana tahap satu untuk pembangunan Rumah Sakit Indonesia Hebron (RSIH) sebesar Rp19 miliar kepada Wali Kota Hebron Tayser Abu Sneineh.
Selanjutnya donasi yang dikumpulkan Adi Hidayat bersama dengan donasi yang telah berhasil digalang Panitia Pembangunan RSIH MUI Pusat akan diserahkan secara simbolik kepada Duta Besar Palestina di Jakarta Zuhair Al Shun.
Pembangunan RSIH Palestina ini telah dicanangkan MUI sejak awal 2020. Bantuan kemanusiaan itu mendapatkan dukungan dari Wali Kota Hebron Tayser Anu Sneineh dan telah dilakukan MoU di Amman Yordania 20 Januari 2020.
Dalam MoU tersebut disepakati kerja sama pembangunan RSIH. MUI Pusat akan menyediakan dan mengupayakan biayanya sebesar Rp100 miliar dari donasi kemanusiaan seluruh masyarakat Indonesia, sementara pihak Wali Kota Hebron akan menyediakan lahannya seluas 4.000 m2.