Hayatı Nupus
30 Januari 2020•Update: 31 Januari 2020
JAKARTA
Malaysia mengkonfirmasi satu kasus virus korona baru, menambah jumlah total terinfeksi menjadi delapan orang.
Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah mengatakan kedelapan kasus itu terjadi pada warga China yang tengah berada di negara tersebut.
Kasus terbaru itu terjadi pada seorang perempuan berusia 49 tahun yang kini dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Permai, Johor Baru, Malaysia.
Sementara lima kasus lainnya masih menunggu hasil tes laboratorium.
Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan bekerja sama untuk mengidentifikasi mahasiswa dan dosen yang kembali ke Malaysia, setelah berkunjung ke China.
Mereka yang teridentifikasi, ujar Hisham, akan terus dipantau meski tinggal di rumah masing-masing.
Mereka juga akan beroleh Kartu Peringatan Kesehatan dan Alat Penilai Rumah, imbuh Hisham.
“Jika mereka menunjukkan gejala, mereka akan dirujuk ke fasilitas kesehatan yang ditunjuk,” ujar Hisham, kutip Bernama, hari ini.
Rabu lalu, Duta Besar Malaysia untuk China Raja Datuk Nushirwan Zainal Abidin mengkonfirmasi ada 82 warga Malaysia di Wuhan dan sekitarnya namun tak terinfeksi.
Pada hari yang sama, Perdana Menteri Tun Dr Mahathir Mohamad mengatakan Malaysia siap untuk membawa pulang warganya di Wuhan, jika pemerintah China mengizinkan.