Muhammad Abdullah Azzam
11 Juni 2020•Update: 12 Juni 2020
Jeyhun Aliyev
ANKARA
Pesawat tanpa awak (UAV) Bayraktar TB-2 Turki meraih rekor dalam sejarah penerbangan nasional dengan melakukan tugas selama 200.000 jam, kata produsen drone terkemuka di negara itu pada Rabu.
"Rekor lain dalam sejarah penerbangan nasional kita dipecahkan ... # BayraktarTB2. Dengan kesabaran, cinta, ketekunan, Bayraktar TB2 telah bertugas selama 200.000 jam di langit untuk Turki.”
“Ini adalah waktu terlama bertugas untuk sebuah pesawat nasional. Terbang dengan bebas dan merdeka di langit kita, " ungkap Selcuk Bayraktar, kepala perusahaan teknologi Baykar di Twitter.
Bayraktar TB-2 adalah drone jenis medium altitude long endurance (MALE) dan kendaraan udara tanpa awak taktis yang mampu melakukan tugas intelijen, pengawasan dan pengintaian, serta misi serangan bersenjata, menurut penuturan laman perusahaan.
Seluruh perangkat dan sistem diproduksi secara mandiri berkat akumulasi dan kemampuan teknologi Baykar, sementara Bayraktar TB-2 juga merupakan pesawat tanpa awak pertama yang akan diekspor.
Bayraktar TB2 dibekali triple redundant avionics system dan avionik suite onboard yang meliputi encompasses units memungkinkan drone tersebut dapat lepas landas dan mendarat secara otomatis.
Bayraktar TB2 menyelesaikan uji terbang perdananya pada April 2014.
Kemudian untuk pertama kalinya, enam unit Bayraktar TB2 dikirim ke militer dan polisi Turki pada 2014.