Muhammad Abdullah Azzam
11 Juni 2020•Update: 12 Juni 2020
Firdevs Bulut, Burak Bir
ANKARA
Turki pada Rabu mengonfirmasi 2.241 pasien pulih dari virus korona dalam satu hari terakhir, di saat negara itu terus melonggarkan langkah pencegahan melawan pandemi, menurut menteri kesehatan Turki.
Jumlah total pasien sembuh dari penyakit ini mencapai 146.839 setelah 2.241 pasien dipulangkan dari rumah sakit dalam satu hari terakhir, kata Fahrettin Koca pada konferensi pers setelah pertemuan Dewan Penasihat Pencegahan Covid-19 di Ankara.
"Tingkat infeksi Covid-19 pada kelompok usia di atas 65 tahun menurun 50 persen karena mereka mengikuti instruksi tinggal di rumah," kata Menkes Turki.
Koca menambahkan bahwa negaranya berpotensi mencapai kasus terakhir hanya dengan mengikuti langkah-langkah antisipasi yang disarankan oleh pemerintah walau faktanya dalam proses normalisasi tetap memiliki risiko.
Angka kematian akibat virus ini naik menjadi 4.746 setelah negara itu melaporkan 17 kematian baru dalam 24 jam terakhir.
Para tenaga medis melakukan 36.521 tes Covid-19 dalam 24 jam terakhir, sehingga total keseluruhan tes menjadi lebih dari 2,45 juta.
Menurut hasil tes, jumlah total kasus Covid-19 secara nasional mencapai 173.036 dengan penambahan 922 infeksi baru.
Sejak pertama kali muncul di China Desember lalu, Covid-19 telah menyebar sedikitnya ke 188 negara dan wilayah.
Amerika Serikat (AS), Brasil, Rusia, dan beberapa negara Eropa saat ini merupakan negara paling terparah di dunia.
Pandemi ini telah menewaskan lebih dari 412.700 orang di seluruh dunia, dengan lebih dari 7,28 juta kasus yang dikonfirmasi dan lebih dari 3,4 juta pasien pulih, menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins di AS.